Mengenang dan Belajar Sejarah di Tempat Wisata Benteng Vredeburg

by -52 views
Benteng Vredeburg

Mengenang dan Belajar Sejarah di Tempat Wisata Benteng Vredeburg Museum – Benteng Vredeburg merupakan benteng yang terletak di depan Gedung Agung dan Kraton Kesultanan Yogyakarta. Saat ini Benteng Vredeburg menjadi museum dengan diorama sejarah Indonesia. Dulunya benteng ini dibangun sebagai pusat pertahanan dan pemerintahan residen Belanda, dengan dikelilingi parit atau jagang yang sekarang sudah direkontrusi sehingga menjadi bentuk seperti saat ini. Benteng Vredeburg memiliki empat menara pantau di setiap sudutnya.

Museum Benteng Vredeburg, awalnya memiliki nama Benteng Rustenburg yang memiliki arti Benteng Perintirahatan. Dibangun oleh Belanda pada tahun 1760 di atas tanah Kraton. Karena izin dari Sri Sultan Hamengku Buwono I, sekitar tahun 1765-1788 bangunan benteng ini di sempurnakan dan selanjutnya namanya diganti menjadi Benteng Vredeburg yang memiliki arti Benteng Perdamaian.

Menurut sejarah, Benteng Vredeburg sempat berganti-ganti fungsi, pada tahun 1760-1830 benteng ini berfungsi sebagai bneteng pertahanan, pada tahun 1830-1945 berubah fungsi menjadi markas militer Belanda dan Jepang, kemudian di tahun 1945-1977 berfungsi sebagai markas militer RI. Setelah tahun 1977, pihak Hankam mengembalikan kepada pemerintah. Pada tanggal 9 Agustus 1980 ditetapkan sebagai Pusat Informasi dan Pengembangan Budaya Nusantara.
Pada tanggal 16 April 1985 dibuat menjadi Museum Perjuangan dan setelah itu dibuka untuk umum pada tahun 1987. Selanjutnya di tanggal 23 November 1992 resmi menajdi Museum Khusus Perjuangan Nasional dengan nama Museum Benteng Yogyakarta.

Seperti bentuk banguna Eropa, benteng ini memiliki banyak bangunan yang berbentuk simetris kiri dan kanan di dalamnya. Terdapat empat ruangan diorama sebagai tempat peyimpanan koleksi museum. Di dalam ruang diorama juga dilengkapi dengan pendingin ruangan yang membuat pengunjung merasa nyaman berada di dalamnya.
Diorama dalam benteng ini dibagi menjadi empat bangunan yang berbeda. Setiap bangunan memiliki diorama yang mengambarkan era-era perjuangan kemerdekaan Indonesia mulai dari benteng ini di bangun hingga pasca kemedekaan.

  1. 1. Bangunan diorama pertama menampilkan adegan peristiwa sejarah dari Perang Diponegoro pada tahun 1825-1830 hingga pada masa penjajahan Jepang yang terjadi pada tahun 1942-1945.
  2. Diorama kedua terdapat adegan peristiwa sejarah dari masa Proklamasi Kemerdekaan RI tahun 1945 sampai dengan Agresi Militer Belanda I tahun 1947.
  3. Diorama ketiga menyuguhkan adegan pertistiwa sejarah sejak Perjanjian Renville sampai dengan dengan adanya pengakuan Kedulatan RIS tahun 1949.
  4. Diorama terakhir menampilkan adegan peristiwa sejarah terbentuk NKRI tahun 1950 sampai dengan tahun 1974. Diorama yang ada di dalam Museum Vredeburg dibuat sedramatis mungkin dan juga dibuat dengan sangat detail dan juga terdapat keterangan yang menjelaskan tentang diorama tersebut. Selain itu, di setiap bangunan juga terdapat barang-barang peninggalan zaman sesuai dengan tema diorama.

Ketahui Tempat Wisata Jogja Yang Lain

Museum ini hanya buka pada hari Selasa hingga Minggu saja. Sedangkan hari Senin dan hari libur nasional tutup. Museum Vredeburg memiliki fasilitas seperti, perpustakaan, ruang pertunjukan, ruang seminar dan diskusi. Selain itu pada museum ini juga disediakan hotspot gratis dan pemandu wisata untuk menemani pengunjung dan menjelaskan sejarah Museum Benteng Vredeburg.
Benteng Vredeburg terletak di kawasan kilometer nol yang merupakan jantung kota Yogyakarta. Letaknya juga bersebelahan dengan Malioboro.